Panwaslu Kec. Kalumpang Gelar Forum Group Discussion

150

Mamuju – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Kalumpang menggelar kegiatan Forum Group Discussion (FGD) di Hotel Anugrah Jln. WR Monginsidi Kelurhan Binanga Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, Rabu(5/12/18).

Kegiatan FGD ini dihadiri seluruh Komisioner Panwaslu Kec. Kalumpang, yaitu Bahri J. Paedin, Suryono Supranoto dan Tony Sulican, selain ketiga komisioner Kec. Kalumpang FGD ini juga dihadiri Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mamuju, Rusdin, S.Pd. adapun peserta undangan yang hadir yaitu Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Lembaga Swadaya Masyarakat, Media dan Mahasiswa.

Bahri J. Paedin dalam sambutannya, kegiatan kepemiluan fokus kita harus menjaga sinerginats dengan beberapa lembaga, seperti tokoh masyarakat, LSM, media dan rekan – rekan mahasiswa.

“Bawaslu punya program ini, kita saling diskusi, menyumbang ide dalam menyukseskan Pemilu 2019 mendatang,” lanjut Bahri.

Ketua Bawaslu Kab. Mamuju Mengatakan, kegiatan ini adalah salah satu bentuk kegiatan yang merupakan program sosialisasi dari Bawaslu tentang pengawasan partisipatif.

“Kegiatan kita ini, bagaimana meningkatkan partisipatif masyarakat dalam membantu pengawasan pemilu. Partisipasi yang kami maksud disini adalah bagaimana peran serta masyarakat untuk ikut andil membantu pengawasan,” ungkap Rusdin.

Masih kata Rusdin, partisipasi yang kami maksud adalah bagaimana masyarakat bisa ikut andil, baik sebagai mata, sebagai telingan, dan harapan kami sebenarnya, warga bisa melaporkan dugaan pelanggaran pemilu.

“Ketika peran serta masyarakat ini sudah bagus, sudah besar, sudah baik. Maka tentunya proses-proses serta demokrasi yang kita laksanakan utamanya pemilu 2019 ini, yang sangat kompleks, ini bisa mudah kita sama-sama menjaga,”ungkapnya

Lanjut Rusdin juga menjelaskan. Program Bawaslu telah banyak dilakukan sekaitannya dengan pengawasan partisipatif, diantaranya ada satuan karya Adhyasta Pemilu khusus untuk gerakan Pramuka, kemudian ada forum warga, ada namanya pojok pengawasan. Untuk kedepannya kita kembangkan sampai di desa.

“Karena Bawaslu dalam menjaga hak pilih, itu tidak bisa mencakup seluruh warga masyarakat, yang sebarannya luas dan banyak. Kalau tanpa peran serta masyarakat untuk ikut aktif dalam hal partisipasi dalam pengawasan pemilu, maka itu hal yang mustahil,” tutur Ketua Bawaslu Kab. Mamuju.

Apa pentingnya partisipatif pemilihan umum, harus mampu melihat dan mengevaluasi pola-pola kerja kepemimpinan politik sebelumnya, ini harus menjaga dasar pijakan kita berfikir, tidak sertamerta semua hal dalam pesta demokrasi itu bisa”dibeli”. Pungkas Rusdin

Ini harus mulai dari sekarang, kalau tidak ada perbaikan maka akan begitu-begitu terus.”tutup Rusdin yang sekaligus membuka acara secara resmi.